Kamis, 11 Agustus 2022

1.3.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 1.3 Visi Guru Penggerak

Pada tulisan ini, saya akan paparkan tentang tugas yang terkait tentang : 

Apa yang Bapak/Ibu pahami mengenai kaitan peran pendidik dalam mewujudkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Profil Pelajar Pancasila pada murid-muridnya dengan paradigma inkuiri apresiatif (IA) di sekolah Bapak/Ibu?

Revisi dan rumuskan dengan penuh keyakinan, visi yang telah Bapak/Ibu buat berdasarkan jawaban pertanyaan diatas, ke dalam sebuah VISI yang membuat Bapak/Ibu bersemangat ketika membacanya, dan menggerakkan hati setiap orang yang membacanya!


VISI : BERPRESTASI DILANDASI IMAN DAN TAQWA BERBUDAYA SEBAGAI INSAN MELAYU TAMIANG DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Paradigma Inkuiri Apresiatif sangat relevan dengan pernyataan Ki Hajar Dewantara yaitu murid hidup dan tumbuh sesuai dengan kodratnya sendiri baik kodrat alam maupun kodrat zaman.Pendekatan paradigma Inkuiri Apresiatif sejatinya adalah menggali potensi setiap anak sesuai dengan kodratnya masing masing. Jadi paradigma ini bisa menjadi salah satu metode untuk mencapai visi yang sesuai dengan visi Ki Hajar Dewantara.

Melalui pendekatan Inkuiri Apresiatif dengan tahapan BAGJA maka peran guru sangat penting dalam mewujudkan “kemerdekaan murid” sebagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu :

  1. M   elaksanakan pembelajaran yang berpihak dan berorientasi pada murid
  2. Menggali potensi pada diri murid baik (bakat,minat,latar belakang, motivasi dan cara belajar,) sesuai dengan kodrat zaman (perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi zaman yang sesuai)
  3. Mengembangkan pembelajaran berbudaya yang sesuai dengan budaya dan kearifan lokal yang bermakna seiring untuk melestarikan budaya yang sesuai dengan norma agama.
  4.  Mengembangkan pembelajaran yang berwawasan lingkungan sebagai bagian penting untuk mewujudkan kepedulian murid pada lingkungan yang berbasis lingkungan sekolah.
  5.   Menumbuhkan motivasi dari dalam diri siswa untuk untuk mencapai visi pembelajaran yang diharapkan.
  6.   Sebagai guru penggerak yang memiliki peran dan makna maka terus menerus menyelenggarakan tahapan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi murid

Pendidikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan , akhlak mulian serta keterampilan yang diperlukan dirinya masyarakat, bangsa dan negara (UU RI no.20/2003, Sistem pendidikan Nasional Bab I, Ketentuan Umum Pasal 1. No.1)

Oleh karenanya perlunya sebuah visi yang menggambarkan dimana ada terintegrasinya pembiasan ataupun rutinitas dari prakasa perubahan yang dapat mewujudkan elemen-elemen pada dimensi Profil Pelajar Pancasila.

Setelah mengetahui peran kita sebagai guru maka kita bisa mengambil langkah konkret dalam menerapkan pendekatan IA model BAGJA ini antara lain sejalan visi yang telah ditetapkan yaitu :

1.  Mengajak pihak-pihak yang berkontribusi aktif untuk melakukan memonitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pengembangkan pembelajaran kepedulian lingkungan hidup berbasis tumbuhan di lingkungan sekolah

2. Merefleksikan proses dan hasil dari rangkaian seluruh pengembangkan pembelajaran kepedulian lingkungan hidup berbasis tumbuhan di lingkungan sekolah

3. Meminta siswa untuk merefleksikan hasil pelaksanaan pengembangkan pembelajaran kepedulian lingkungan hidup berbasis tumbuhan di lingkungan sekolah

 




 


 

 

 

 

 

4 komentar: