Kamis, 16 Februari 2023

UDL dalam Kerangka Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka


Dalam setting pendidikan inklusif, guru dihadapkan pada keragaman peserta didik baik dalam potensi, tantangan maupun kebutuhannya. Hal ini tentu saja dapat menjadi stimulus yang positif bagi guru untuk terus mengembangkan rencana pembelajaran yang dapat mengakomodasi keberagaman di kelasnya.

Universal Design for Learning (UDL) atau desain universal untuk pembelajaran adalah sebuah kerangka pembelajaran bagi peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam dan menekankan pada pembejalaran yang fleksibel, bermakna serta keterlibatan. UDL dapat dijadikan sebagai kerangka kerja bagi guru dalam menyusun rencana pembelajaran yang lebih efektif di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif (SPPI).

Tahapan untuk dapat secara efektif menerapkan UDL dalam kurikulum Merdeka mencakup:

  1. Mempunyai cukup pengetahuan tentang penerapan UDL. Guru-guru perlu belajar tentang bagaimana menyampaikan informasi dan mengakses siswa dengan berbagai cara. Meskipun teknologi banyak membantu mereka dalam pembelajaran, namun guru perlu memahami bahwa berbagai strategi pembelajaran (misal: memperbanyak kesempatan praktik, memberikan pembelajaran secara eksplisit) dan penyediaan akomodasi (misal: memberi label di kata kunci) dapat menjadikan pembelajaran aksesibel bagi semua siswa. 
  2. Merubah mindset untuk tidak hanya mengandalkan buku. Guru harus menyadari bahwa sumber belajar tersedia di sekolah (misal: media, peralatan untuk eksperimen, software pembelajaran, dukungan teknologi) dan di internet untuk dimanfaatkan. 
  3. Mendesain kurikulum. DI saat guru bersiap untuk menerapkan UDL, mereka harus:
    1. Mereview komponen kurikulum (tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, asesmen pembelajaran) untuk mengidentifikasi hambatan belajar. 
    2. Menggunakan prinsip UDL untuk memodifikasi tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, asesmen pembelajaran
    3. Mengajarkan sesuai prinsip UDL, mengevaluasi hasil pekerjaan siswa dan merevisi bila perlu. 
  4. Mendapat support dari kepala sekolah. Saat menerapkan UDL di kelas, sangat diperlukan dukungan dari sekolah untuk menunjang kebutuhan antara lain:
    1. Pendanaan untuk peralatan dan materi pembelajaran
    2. Tawaran akses peningkatan profesionalisme mengajar dalam bentuk pelatihan
    3. Membina kolaborasi antar guru kelas dan guru khusus untuk bekerjasama
    4. Memberikan penguatan dan dukungan emosional
  5. Melibatkan dan meningkatkan peran orang tua. Keterlibatan orang tua mempunyai efek positif dalam keberhasilan belajar siswa di sekolah, orang tua dapat mendukung penerapan UDL dalam hal:
    1. Volunteer di kelas 
    2. Mendampingi siswa mengerjakan PR
    3. Mengusung issue penerapan UDL agar didukung komite sekolah. 

Meskipun UDL ditujukan untuk mengakomodir kebutuhan belajar siswa yang beragam di kelas, namun ini bukan satu-satunya cara dalam memenuhi kebutuhan keragaman siswa di kelas. Di beberapa kasus, guru mungkin menemukan penggunaan strategi lain lebih efektif dalam mendukung kebutuhan beberapa siswa. TIdak ada satu pendekatan yang dapat memenuhi kebutuhan semua siswa di kelas. Oleh karena itu berbagai pendekatan pembelajaran perlu diterapkan di kelas.

Rabu, 15 Februari 2023

 

PENDIDIKAN INKLUSI


adakah yang berbeda dari kedua tangga tersebut?, tentunya berbeda tangga yang A tidak ramah untuk penyandang disabilitas sedangkan tangga B sangat ramah untuk penyandang disabilitas. 

Pendidikan saat ini diharapkan ramah terhadap siswa berkebutuhan khusus.


 

Pendidikan Inklusi

Pendidikan inklusi adalah suatu proses dimana lembaga pendidikan dan pendidik terus menerus memperbaiki diri untuk menerima dan merespons keberagaman dari peserta didik, adapun cara yang terbaik adalah untuk menjawab dari inklusi adalah mengenal terlebih dahulu hambatan yang dialami oleh siswa, apakah hambatan tersebut berasal dari dalam, luar atau lingkungan sekolah, kemudian mengenali faktor-faktor yang mendukung hambatan belajar peserta didik serta menganalisis sebuah tindakan atau metode yang kira-kira tepat untuk mengatasi hambatan peserta didik dengan cara yang lebih khusus dibanding peerta didik lainnya, ditujukan untuk mengatasi agar tidak terjadinya putus sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan serta mengurangi anggapan buruk bahwa kaum disabilitas tidak mampu segalanya. 

 

Apa yang dapat Anda simpulkan pembelajaran dalam setting pendidikan inklusif?

Identifikasi

Identifikasi diartikan sebagai proses menemukenali peserta didik yang membutuhkan layanan pendidikan yang bersifat khusus.berdasarkan identifikasi pada saat siswa masuk sekolah ataupun pada saat siswa menjalani proses pendidikan.

Asesmen

suatu proses pengumpulan informasi tentang peserta didik secara menyeluruh yang berkenaan dengan kondisi objektif peserta didik termasuk kebutuhan belajar, potensi dan hambatan yang akan digunakan sebagai dasar dalam penentuan layanan dan penyusunan program pembelajaran serta program kebutuhan khusus yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan PDBK

Planning Matrix

planning matrix adalah alat bantu untuk memetakan hasil asesmen ini, Planning matrix dapat dimanfaatkan oleh guru sehingga mendapatkan gambaran utuh

profil PDBK dan kebutuhannya, sehingga perencanaan program pembelajaran (Program Pembelajaran Individual (PPI) dan RPP menjadi lebih efektif

 

Adaptasi

Kurikulum yang digunakan pada sekolah inklusi adalah kurikulum umum (reguler) yang diadaptasi sesuai dengan kemampuan potensi dan karakteristik kebutuhan siswa. Adaptasi diarahkan pada materi, alokasi waktu, proses pembelajaran, penilaian, dan media pembelajaran yang digunakan