Dalam setting pendidikan inklusif, guru dihadapkan pada keragaman peserta didik baik dalam potensi, tantangan maupun kebutuhannya. Hal ini tentu saja dapat menjadi stimulus yang positif bagi guru untuk terus mengembangkan rencana pembelajaran yang dapat mengakomodasi keberagaman di kelasnya.
Universal Design for Learning (UDL) atau desain universal untuk pembelajaran adalah sebuah kerangka pembelajaran bagi peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam dan menekankan pada pembejalaran yang fleksibel, bermakna serta keterlibatan. UDL dapat dijadikan sebagai kerangka kerja bagi guru dalam menyusun rencana pembelajaran yang lebih efektif di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif (SPPI).
Tahapan untuk dapat secara efektif menerapkan UDL dalam kurikulum Merdeka mencakup:
- Mempunyai cukup pengetahuan tentang penerapan UDL. Guru-guru perlu belajar tentang bagaimana menyampaikan informasi dan mengakses siswa dengan berbagai cara. Meskipun teknologi banyak membantu mereka dalam pembelajaran, namun guru perlu memahami bahwa berbagai strategi pembelajaran (misal: memperbanyak kesempatan praktik, memberikan pembelajaran secara eksplisit) dan penyediaan akomodasi (misal: memberi label di kata kunci) dapat menjadikan pembelajaran aksesibel bagi semua siswa.
- Merubah mindset untuk tidak hanya mengandalkan buku. Guru harus menyadari bahwa sumber belajar tersedia di sekolah (misal: media, peralatan untuk eksperimen, software pembelajaran, dukungan teknologi) dan di internet untuk dimanfaatkan.
- Mendesain kurikulum. DI saat guru bersiap untuk menerapkan UDL, mereka harus:
- Mereview komponen kurikulum (tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, asesmen pembelajaran) untuk mengidentifikasi hambatan belajar.
- Menggunakan prinsip UDL untuk memodifikasi tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, asesmen pembelajaran
- Mengajarkan sesuai prinsip UDL, mengevaluasi hasil pekerjaan siswa dan merevisi bila perlu.
- Mendapat support dari kepala sekolah. Saat menerapkan UDL di kelas, sangat diperlukan dukungan dari sekolah untuk menunjang kebutuhan antara lain:
- Pendanaan untuk peralatan dan materi pembelajaran
- Tawaran akses peningkatan profesionalisme mengajar dalam bentuk pelatihan
- Membina kolaborasi antar guru kelas dan guru khusus untuk bekerjasama
- Memberikan penguatan dan dukungan emosional
- Melibatkan dan meningkatkan peran orang tua. Keterlibatan orang tua mempunyai efek positif dalam keberhasilan belajar siswa di sekolah, orang tua dapat mendukung penerapan UDL dalam hal:
- Volunteer di kelas
- Mendampingi siswa mengerjakan PR
- Mengusung issue penerapan UDL agar didukung komite sekolah.
Meskipun UDL ditujukan untuk mengakomodir kebutuhan belajar siswa yang beragam di kelas, namun ini bukan satu-satunya cara dalam memenuhi kebutuhan keragaman siswa di kelas. Di beberapa kasus, guru mungkin menemukan penggunaan strategi lain lebih efektif dalam mendukung kebutuhan beberapa siswa. TIdak ada satu pendekatan yang dapat memenuhi kebutuhan semua siswa di kelas. Oleh karena itu berbagai pendekatan pembelajaran perlu diterapkan di kelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar